Kamis, 18 Oktober 2012

DI PUNCAK RAMADLAN

Diposting oleh Unknown di 05.54

DI PUNCAK RAMADLAN
Malam ini saya merenungi betapa berat menjadi manusia. Andai boleh saya memilih..., maka pasti saya akan memilih menjadi makhluk yang tidak akan dibangkitkan kembali setelah kamatian kelak. Tetapi jelas itu tidak akan pernah mungkin. segala seseuatu telah ditentukan oleh sang pencipta alam semesta ini. tinggal sesungguhnya bagaimana kita dapat memainkan peranan yang sesuai dengan keinginan sang pencipta.
Tanggung jawab kita semagai makhluk manusia ternyata sangat banyak. jika kita mau menginfentarisirnya, mungkin waktu kita tidak akan pernah cukup. Bahkan bisa jandi usia kita habis untuk mencatat segala tugas dan kewajiban kita dalam kehidupan ini sebagai manusia. bukan hal yang mustahil akhirnya kita akan mengatakan"betapa enaknya menjadi seekor sapi. tugasnya hanya menggarap sawah atau dijadikan konsumsi makhluk yang lain. minimal hanya memberikan susu saja kepada manusia. Atau nikmat sekali mungkin andai tugas kita hanya mencari makan dan terbang kian kemari bagai seekor burung.
Tetapi kita sebagai manusia....., duhai celakanya jika kita tidak dapat memberikan yang terbaik sebagai modal kita kelak manakala pertanggungan jawab kita ditanyakan oleh sang Pencipta. Duhai jika manusia banyak yang mengetahuinya....

komentar dari ku : benar apa yang ada di blog ini : menurut saya adalah tidak hanya kita yang merenungi betapa berat menjadi manusia tetapi semua manusia juga harus mengetahui siapa diri kita siapa yang menciptakan kita dll 

sumber : bapak indra setiawan ( guru ips ) (inset98.blogspot.com )

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Ramadlan/ Ramadhan ??

Posting Komentar

 

Mille.newss Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos